Jumat, 20 Juli 2012

Motivasi Tambahan dari Taman Makam Pahlawan





Posisi matahari hampir tepat berada di atas kepala ketika para atlet bulu tangkis menginjakkan kaki di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata pada Kamis (20/7). Meski demikian, hal itu sama sekali tak menyurutkan langkah tegap mereka masuk menuju gerbang. Prosesi ziarah pun dengan khidmat mereka jalani meski panasnya matahari terus menyinari.

Empat hari jelang keberangkatan tim Olimpiade Indonesia ke London, PBSI memutuskan melakukan proses pelepasan di area TMP Kalibata. Acara ini sendiri terdiri dari peletakkan karangan bunga di Monumen, berdoa, hingga acara tabur bunga ke sejumlah makam pahlawan.

Acara yang berlangsung sekitar satu jam ini berjalan penuh khidmat. Pemain terlihat antusias mengikuti acara demi acara karena mereka sadar benar betapa besarnya jasa pahlawan terhadap keberadaan dan eksistensi negara bernama Indonesia.

“Jelas saya bangga bisa mengikuti prosesi seperti ini, apalagi sampai ikut menabur bunga di makam pahlawan yang dulu hanya saya kenal lewat buku pelajaran saja seperti contohnya Ahmad Yani,” tutur Greysia Polii seusai acara tabur bunga di jajaran makam para pahlawan revolusi. “Kunjungan ke sini jelas membuat saya semakin terpacu dan termotivasi di Olimpiade nanti,” kata Simon Santoso menegaskan.

Memang, acara yang dihelat PBSI di Kalibata kemarin mempertemukan dua sosok pahlawan. Jika para pahlawan yang telah bersemayam di TMP Kalibata adalah mereka-mereka yang telah berjuang demi merebut dan mempertahankan kedaulatan negeri ini, maka sang pengunjung, para atlet, adalah pahlawan di era modern dimana arena pertandingan didaulat menjadi versi baru dari medan perang.

“Tentunya kami ingin memberikan yang terbaik di Olimpiade nanti. Kami ingin bisa meraih medali emas dan mohon doa restu dari semua masyarakat Indonesia agar kami bisa meraih medali emas,” tutur Tontowi Ahmad yang akan jadi andalan di nomor ganda campuran bersama Liliyana Natsir.

Keberhasilan atlet di ajang Olimpiade jelas menjadi sebuah kemenangan suatu bangsa. Dan bagi Indonesia, pasukan bulu tangkis tetap menjadi tumpuan utama di ‘peperangan’ Olimpiade pekan depan. Persiapan sudah dilakukan dan kini tinggal menunggu hari pertempuran datang. Selamat berjuang para pahlawan!

 PUTRA PERMATA TEGAR IDAMAN

Tidak ada komentar:

Posting Komentar